Berita

APLIKASI UJIAN EXAMONLAN




Kalender


September 2026

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30

Semangat Pramuka Membara di Spenmapat


Semangat Pramuka Membara di Spenmapat 🔥🔥🔥


795 Murid, 39 Guru, dan 10 Tenaga Kependidikan Ikuti Upacara Hari Pramuka ke-65

Surabaya, 14 Agustus 2026 — Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di SMP Negeri 54 Surabaya (Spenmapat), Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan sekolah tersebut diikuti oleh 795 murid, 39 guru, dan 10 tenaga kependidikan.

Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh warga sekolah mengenakan seragam Pramuka dan mengikuti rangkaian upacara sebagai wujud penghormatan terhadap Gerakan Pramuka sekaligus penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Muhamad Jemadi, Kepala SMP Negeri 54 Surabaya sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus). Dalam amanatnya, Muhamad Jemadi menegaskan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan berseragam, berkemah, atau belajar keterampilan kepramukaan, tetapi merupakan bagian penting dari pendidikan karakter.

 “Pramuka adalah pendidikan karakter. Pramuka mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, peduli, berani, mampu bekerja sama, dan siap membantu sesama,” pesan Muhamad Jemadi.

Pramuka dan Semangat “Spenmapat Hebat Bermartabat”

Dalam amanatnya, Muhamad Jemadi mengaitkan nilai-nilai kepramukaan dengan semangat yang terus dibangun di SMP Negeri 54 Surabaya, yaitu “Spenmapat Hebat Bermartabat.”

Menurutnya, menjadi hebat tidak semata-mata berarti menjadi juara. Kehebatan justru tercermin dari keberanian untuk mencoba, tidak mudah menyerah, menghargai orang lain, serta tetap jujur meskipun tidak ada yang melihat.

Sementara itu, bermartabat berarti memiliki karakter dan akhlak yang baik.

“Pintar tetapi tidak sombong. Berprestasi tetapi tetap rendah hati. Berani tetapi tidak kasar. Berbeda tetapi tetap bersaudara. Itulah sesungguhnya jiwa Pramuka,” tegasnya.

Muhamad Jemadi juga mengingatkan para murid agar tidak kehilangan karakter di tengah perkembangan teknologi, media sosial, dan kecerdasan buatan yang semakin pesat.

“Jangan sampai teknologi semakin pintar, tetapi manusianya semakin kehilangan sopan santun. Pramuka harus menjadi benteng karakter,” pesannya.

Pramuka Spenmapat : Disiplin, Peduli, dan Bertanggung Jawab


Kepada seluruh murid, Kamabigus SMP Negeri 54 Surabaya tersebut menitipkan tiga nilai utama yang harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

DISIPLIN – PEDULI – BERTANGGUNG JAWAB

Disiplin akan membuat seseorang dipercaya. Kepedulian akan membuat seseorang dicintai. Sementara tanggung jawab akan membentuk seseorang menjadi pemimpin.

Nilai tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan upacara, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Mulai dari datang tepat waktu, menjaga kebersihan, menghormati guru, menyayangi teman, peduli lingkungan, berani meminta maaf, berani mengatakan kebenaran, hingga siap membantu orang lain.

Pramuka Peduli Literasi, Numerasi, Lingkungan dan Kebinekaan

Muhamad Jemadi juga mengajak seluruh warga Spenmapat untuk menjadikan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari penguatan budaya sekolah.

Pramuka peduli literasi, Pramuka peduli numerasi, Pramuka peduli lingkungan, Pramuka peduli kebinekaan, Pramuka peduli kesehatan, dan Pramuka peduli sesama.

Semangat tersebut sejalan dengan berbagai program pengembangan budaya sekolah di SMP Negeri 54 Surabaya, termasuk semangat LENTERA SPENMAPAT.

“Sekolah yang hebat bukan hanya menghasilkan anak yang pintar. Sekolah yang hebat menghasilkan manusia yang berilmu, berakhlak, mandiri, peduli, dan bermanfaat,” ungkap Muhamad Jemadi.

Tangguh seperti Masyarakat Pesisir

Sebagai sekolah yang berada di kawasan Surabaya Utara, Muhamad Jemadi juga mengajak para murid mengambil inspirasi dari karakter masyarakat pesisir yang dikenal tangguh dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Ia mengibaratkan perjalanan hidup seperti perjalanan nelayan menghadapi gelombang.

“Ombak tidak selalu tenang. Perjalanan tidak selalu mudah. Kegagalan tidak selalu berarti akhir. Jangan takut menghadapi gelombang kehidupan,” pesannya kepada seluruh peserta upacara.

Ia berharap para murid Spenmapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat tetapi tetap rendah hati, berani tetapi tetap santun, serta memiliki cita-cita tinggi dengan tetap menghormati orang tua, guru, dan sesama.

Menuju Pramuka Spenmapat yang Hebat dan Bermartabat


Peringatan Hari Pramuka ke-65 di SMP Negeri 54 Surabaya menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan murid.

Dengan dukungan 39 guru dan 10 tenaga kependidikan, serta partisipasi 795 murid, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat budaya positif di lingkungan Spenmapat.

Upacara ditutup dengan semangat bersama:

“Pramuka Hebat!”

“Spenmapat Bermartabat!”

“Berprestasi!”

“Berakhlak Mulia!”

“Peduli Lingkungan!”

“Kuat Persaudaraan!”

Dan dengan penuh semangat seluruh warga sekolah menggemakan:

“SPENMAPAT HEBAT BERMARTABAT !”


Salam Pramuka ! 🏕️🪢🌱

SMP Negeri 54 Surabaya — Hebat Prestasinya, Mulia Akhlaknya, Kuat Persaudaraannya, Peduli Lingkungannya.

KELULUSAN PESERTA DIDIK



RUMAH BELAJAR