KEGIATAN P5 TEMA KEWIRAUSAHAAN
Gelar Karya & Pameran P5 bertema "Menumbuhkan jiwa Kewirausahaan Bagi Peserta didik”
Pendidikan Kewirausahaan adalah suatu proses pendidikan yang dibutuhkan oleh pelajar maupun masyarakat. Karena hal itu merupakan sesuatu yang bermanfaat bagi usaha operasional program pembangunan nasional. Maka sebagai prioritasnya perlu dimasukkan ke dalam muatan kurikulum sekolah. Bagi lembaga pendidikan, pembelajaran kewirausahaan bukan hanya menumbuhkan semangat atau hanya mencetak siswa menjadi pedagang, melainkan membangun konsep berpikir dan mendorong secara praktis kemampuan berwirausaha bagi lulusannya. Diharapkan dengan adanya pembelajaran kewirausahaan mampu meningkatkan softskill peserta didik dan menghasilkan lulusan-lulusan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan (job creator) bukan hanya sebagai pencari pekerjaan (job seeker).
Wirausaha berkelanjutan merupakan proses menemukan, mengevaluasi, dan mengeksploitasi peluang ekonomi yang ada di lingkungan pasar. Melalui kegiatan P5 dengan tema “kewirausahaan”, peserta didik dilatih untuk lebih kreatif, berpikir kritis, mandiri, tangguh, dan inovatif. Peserta didik sebagai generasi muda dituntut memiliki kompetensi global, namun tetap memegang teguh nilai-nilai ketimuran sesuai dengan sila-sila dalam pancasila. Hal itu menjadi tujuan utama dari implementasi kurikulum merdeka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Adapun Profil Pelajar Pancasila yang diharapkan tumbuh dalam diri siswa melalui kegiatan P5 bertema “Kewirausahaan” ini adalah beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri, kreatif, dan gotong royong. Untuk melaksanakan dan merealisasikan program P5 dengan tema “Kewirausahaan ” ini, tim kurikulum telah membuat modul pembelajaran sebagai bahan acuan bagi para koordinator dan fasilitator.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan tema “Kewirausahaan’. Tema ini merupakan tema ke tiga dari kegiatan P5 sejak awal semester 1 Tahun Pelajaran 2023/2024 di SMPN 54 Surabaya yang menerapkan Kurikulum Merdeka. SMAN 16 Garut sebagai salah satu sekolah penggerak dituntut terus mengembangkan potensi dan kreativitas para siswanya melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Adapun model pembelajaran yang diterapkan pada kegiatan P5 ini adalah model pembelajaran berbasis projek, berbasis masalah, dan pemodelan dengan metode diskusi, dan tanya jawab. Pelaksanaan P5 dilakukan melalui beberapa tahapan sesuai panduan yaitu tahapan pengenalan, konstekstual, aksi nyata, refleksi, dan evaluasi. Setelah para siswa memahami konsep wirausaha dan menumbuhkan sikap wirausaha pada tahap pengenalan, selanjutnya masuk pada tahap kontekstual dan aksi nyata. Pada tahap ini para siswa melaksanakan kegiatan perencanaan usaha, mereka berdiskusi menganalisis potensi daerah yang perlu dikembangkan dalam perencanaan usaha serta menyusun strategi pemasaran yang pelu dilakukan. Alhasil hasil kegiatan diskusi ini tersusun beberapa proposal perencanaan usaha dan beberapa produk makanan yang akan dibuat. Dalam setiap kelas dibagi menjadi enam kelompok.
DOKumentasi Foto Gelar Karya P5






